Yayasan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat Papua

Beranda>Cerita Dari Lapangan>SD Yegeka Enarotali Luluskan 28 Siswa Angkatan IV, Tekankan Pendidikan Karakter

SD Yegeka Enarotali Luluskan 28 Siswa Angkatan IV, Tekankan Pendidikan Karakter

Foto siswa-siswi lulusan SD Yegeka Angkatan IV, bersama para guru, kepala sekolah, dan perwakilan yayasan. (Dok. Yapkema)
Foto siswa-siswi lulusan SD Yegeka Angkatan IV, bersama para guru, kepala sekolah, dan perwakilan yayasan. (Dok. Yapkema)

“Saya bangga karena di pinggiran Enarotali, tepatnya di Ugibutu, ada sekolah yang berkembang dengan baik. Dulu daerah ini dikenal sebagai tempat yang sering terjadi aktivitas mabuk-mabukan, tetapi sejak sekolah hadir dan membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat, tokoh adat, pemerintah kampung, dan orang tua murid, situasinya berubah menjadi lebih baik”

Sekolah Dasar (SD) Yegeka Enarotali yang bernaung di bawah Yayasan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat (YAPKEMA) Papua, Kabupaten Paniai, meluluskan 28 siswa Angkatan IV dalam acara wisuda yang berlangsung meriah di Rumah Persinggahan pada Rabu, 10 Juni 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh para siswa, seluruh guru SD Yegeka, orang tua murid, Komite Sekolah sekaligus perwakilan yayasan Sem Pekei, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai Neli Nawipa, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Mewakili Ketua Komite dan Dewan Penasehat Yayasan, Sem Pekei mengatakan bahwa SD Yegeka kini telah memasuki usia sembilan tahun dan berhasil meluluskan angkatan keempat sejak berdiri. “Semua perjalanan sudah dilewati dari nol sampai menjadi seperti sekarang. Ini terjadi karena kerja keras para guru dan dukungan yayasan yang terus berkomitmen mendidik anak-anak. Ciri khas SD Yegeka adalah pembinaan karakter yang menjadi perhatian utama selain pendidikan akademik,” ujarnya.

Perwakilan Ketua Komite dan Dewan Penasehat Yayasan, Sem Pekei. (Dok. Yapkema)
Perwakilan Ketua Komite dan Dewan Penasehat Yayasan, Sem Pekei. (Dok. Yapkema)

Ia berharap para siswa yang telah lulus dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama belajar di SD Yegeka.

“Saya berdoa supaya anak-anak yang lulus hari ini bisa melanjutkan pendidikan dengan baik dan tetap membawa karakter yang sudah dibentuk selama ini. Terima kasih kepada kepala sekolah dan semua guru yang telah berjuang memberikan yang terbaik bagi anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Neli Nawipa, menyampaikan apresiasi atas perkembangan SD Yegeka yang dinilainya telah membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar.

“Saya bangga karena di pinggiran Enarotali, tepatnya di Ugibutu, ada sekolah yang berkembang dengan baik. Dulu daerah ini dikenal sebagai tempat yang sering terjadi aktivitas mabuk-mabukan, tetapi sejak sekolah hadir dan membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat, tokoh adat, pemerintah kampung, dan orang tua murid, situasinya berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Neli Nawipa (Dok. Yapkema)
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai, Neli Nawipa (Dok. Yapkema)

Menurut Neli, keberhasilan SD Yegeka menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi kekuatan yang mampu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera.

“Saya berharap ini menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain. Kehadiran sekolah yang didukung masyarakat akan menghadirkan kesejukan dan kesejahteraan bagi lingkungan sekitar. Untuk anak-anak yang lulus, tetaplah rajin belajar, disiplin, dan menjaga karakter yang baik karena itu akan menjadi modal utama meraih masa depan,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala SD Yegeka Enarotali, Nurdianto, S.Pd., M.Pd., berpesan kepada para lulusan agar menjaga diri dan bijak dalam memilih pergaulan ketika melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Di luar sana pergaulan akan sangat menentukan masa depan kalian. Karena itu rajinlah beribadah, berdoa, belajar dengan tekun, dan tumbuh menjadi anak-anak yang cerdas serta memiliki karakter Kristus. Jadilah terang dan saksi yang baik di mana pun kalian berada,” tuturnya.

Kepala Sekolah SD Yegeka, Nurdianto, S.Pd., M.Pd. (Dok. Yapkema)
Kepala Sekolah SD Yegeka, Nurdianto, S.Pd., M.Pd. (Dok. Yapkema)

Kepada para orang tua, Nurdianto mengajak agar terus terlibat aktif dalam mendukung pendidikan anak-anak, termasuk mengawasi perkembangan sekolah dan memastikan kebutuhan belajar maupun gizi anak terpenuhi dengan baik.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah. Orang tua juga harus hadir, memantau perkembangan anak, mendukung proses belajar, dan memperhatikan kebutuhan gizi serta sarana belajar mereka,” katanya.

Ia juga berharap pihak Yayasan terus memperkuat komunikasi dengan kepala sekolah dan para guru guna mengetahui perkembangan sekolah maupun berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Baca Juga : PAUD Yegeka – YAPKEMA Lepas 42 Siswa Angkatan Ke-11

Selain itu, Nurdianto mengusulkan agar yayasan dapat memfasilitasi kegiatan gathering atau pertemuan tahunan bagi para guru sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendidik anak-anak.

“Guru juga membutuhkan penyegaran dan kebersamaan. Selama satu tahun mengajar tentu banyak tantangan yang dihadapi. Melalui gathering, para guru dapat saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan memperoleh semangat baru untuk terus memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak,” ujarnya.

Kepala Sekolah SD Yegeka sedang melakukan proses pembasuhan kaki para siswa. (Dok. Yapkema)
Kepala Sekolah SD Yegeka sedang melakukan proses pembasuhan kaki para siswa. (Dok. Yapkema)

Salah satu momen yang paling menyentuh dalam acara tersebut adalah prosesi pembasuhan kaki para siswa oleh guru-guru SD Yegeka. Prosesi ini menjadi simbol kasih, pengampunan, dan pelepasan bagi para siswa yang telah menempuh pendidikan selama enam tahun di sekolah tersebut.

Dalam kesempatan itu, para guru menyampaikan bahwa selama enam tahun perjalanan pendidikan tentu banyak dinamika yang terjadi, mulai dari kenakalan anak-anak, pertengkaran antar teman, ketidaktaatan, hingga berbagai kesalahan lainnya. Namun melalui pembasuhan kaki, seluruh kesalahan dan kelemahan itu dilepaskan dalam semangat saling mengampuni dan mengasihi.

Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan doa pengurapan dan pengutusan bagi para lulusan sebagai tanda berkat dan penguatan sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL), raport, dan goodie bag berisi perlengkapan sekolah untuk siswa lulusan SD Yegeka (Dok. Yapkema)
Penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL), raport, dan goodie bag berisi perlengkapan sekolah untuk siswa lulusan SD Yegeka (Dok. Yapkema)

Sekolah juga menyerahkan Surat Keterangan Lulus (SKL), rapor kelas VI, serta paket hadiah atau goodie bagi kepada seluruh lulusan. Paket tersebut berisi satu pak buku tulis, bolpoin, kaos kaki, wadah makan (bento), roti, dan minuman sebagai bentuk apresiasi serta dukungan bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dasar mereka.

Acara wisuda berlangsung penuh sukacita dan haru. Para siswa, guru, dan orang tua bersama-sama merayakan keberhasilan 28 lulusan Angkatan IV yang kini siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Oleh: Herman Degei/Yapkema

Bagikan Artikel ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *