Seorang perempuan paruh baya berdiri tegak di acara wisuda, bukan membawa bunga, melainkan ‘Ebai” (jaring ikan tradisional). Bagi Mama ini, Ebai bukan sekadar alat, melainkan saksi bisu bagaimana ia membiayai anaknya dari SD hingga sarjana tanpa bantuan beasiswa, hanya dari hasil danau. Ini adalah kisah tentang cinta keras kepala seorang ibu dan kritik bagi kita yang sering lupa kacang akan kulitnya.
Dalam rangka 16 HAKTP, Yapkema menggelar seminar di Nabire. Novita Opki ingatkan kekerasan fisik & non-fisik harus dicegah bersama oleh laki-laki & perempuan.
Seminar YAPKEMA di Paniai mengungkap bahaya makanan dan minuman instan. Dari sisi medis, ini “racun pelan-pelan”. Dari sisi politik, ini adalah “penjajahan lewat perut”.
Kasus IMS HIV/AIDS Papua Tengah mencapai 23.188 jiwa, Nabire tertinggi. YAPKEMA & STT Walterpost gelar seminar & edukasi untuk selamatkan generasi muda Papua.
Bahaya minuman serbuk instan & kental manis bagi masyarakat dan pelajar di Dogiyai, Deiyai, Paniai, yang terungkap oleh survei yang dilakukan Yapkema. Waspada risiko diabetes & obesitas.
Ratusan warga Oneri mengungsi karena takut. Namun, Kalepmendek Tabuni dan istrinya yang sakit memilih tinggal, menghadapi tekanan aparat dalam kesunyian kampung.
Sebuah refleksi pribadi. Perjalanan menolak eksploitasi Blok Wabu yang dimulai dari skripsi di UNIPA hingga advokasi langsung ke jantung kekuasaan Jakarta.