YAPKEMA Papua kembali mengadakan Pelatihan Tematik II di Asrama Puncak Nabire. Membahas bahaya PMS, cara penularan HIV/AIDS, pentingnya ARV, dan menghapus stigma buruk terhadap ODHA.
Di balik euforia piala dunia yang luar biasa di Papua, ada ancaman nyata yang mengepung generasi muda: lonjakan kasus HIV/AIDS di Papua Tengah. Oleh karena itu, Yapkema terus berupaya membangun kesadaran kesehatan reproduksi di kalangan generasi muda Papua Tengah.
Kisah perjalanan mengumpulkan bibit nota (ubi) lokal dan potret kehebatan perempuan Papua sebagai penjaga tradisi berkebun leluhur.
Lebih dari sekadar ajang berkumpul, Muspas Mee VIII di Komopa menjadi ruang perjumpaan sakral bagi belasan ribu umat. Ini adalah momen untuk merekatkan kembali ikatan persaudaraan dan sebuah panggilan spiritual untuk kembali ke “Ani”
Seorang perempuan paruh baya berdiri tegak di acara wisuda, bukan membawa bunga, melainkan ‘Ebai” (jaring ikan tradisional). Bagi Mama ini, Ebai bukan sekadar alat, melainkan saksi bisu bagaimana ia membiayai anaknya dari SD hingga sarjana tanpa bantuan beasiswa, hanya dari hasil danau. Ini adalah kisah tentang cinta keras kepala seorang ibu dan kritik bagi kita yang sering lupa kacang akan kulitnya.
Dalam rangka 16 HAKTP, Yapkema menggelar seminar di Nabire. Novita Opki ingatkan kekerasan fisik & non-fisik harus dicegah bersama oleh laki-laki & perempuan.
Seminar YAPKEMA di Paniai mengungkap bahaya makanan dan minuman instan. Dari sisi medis, ini “racun pelan-pelan”. Dari sisi politik, ini adalah “penjajahan lewat perut”.
Yapkema & STT Walter Post Nabire bersatu untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan tentang HIV/AIDS. Kerja sama ini adalah langkah konkret membangun fondasi yang kuat bagi masa depan Papua.
Tapi di sini, di kantor ini, hukum adat tidak ada tempat. Yang ada hanya dong pu aturan, dong pu peta, dong pu kuasa.
Ilustrasi begal yang mengincar pengendara di jalan raya Nabire darurat Begal? Sebagai pekerja rumah tangga non upah yang harus antar jemput anak sekolah, belanja ini itu untuk asap dapur, tentunya situasi ini bikin cemas. Nabire (dibuat) cemas. “Begal ini de mau rampas motor, hape atau isi noken kah? Atau dong cari uang saja, baru kenapa ‘tebas-tebas’ orang sembarang? Kenapa tidak …