Seiring dengan pembangunan, lajunya penularan penyakit juga sulit dibendung,seperti halnya penularan HIV/AIDS dan banyaknya pasien keluarga muda dengan Infeksi Menular Seksual (IMS). Tingginya kematian Ibu dan Anak, gizi buruk, semakin banyaknya orang terserang tubercolosis (TBC), kusta dan malaria. Para penderita penyakit menular tinggal serumah dengan banyak keluarga di rumah yang kecil dan tidak layak. Banyak rumah berada di rerumputan yang tidak ada jamban dan air bersih.
Banyak Iahan yang bisa dibudidayakan dengan tanaman gizi namun tidak digarap, bahkan tanaman-tanaman obat dan makanan lokal mulai punah karena masyarakat dikondisikan memilih makanan instan (siap saji) yang tidak bergizi, mengandung bahan pengawet dan zat kimia. Permasalahan ini terjadi karena pemerintah lemah dalam upaya deteksi dini dan pencegahan dini melalui promosi kesehatan komunitas seiring laju perkembangan infrastruktur.
Untuk berperan dalam mengatasi permasalah tersebut, YAPKEMA telah melakukan kegiatan-kegiatan yang meliputi:
- Pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, IMS, TB, malaria dan kusta serta penyakit menular Iainnya melalui penguatan kader sebagai ujung tombak program di desa untuk menjalankan usaha edukasi, penjangkauan dan pendampingan minum obat.
- Program penguatan kader Posyandu dan mendorong terbentuknya kerjasama multipihak masyarakat adat dalam menurunkan tingginya kasus AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi). Kader Posyandu juga dibekali pengetahuan dasar tentang gender, serta pengetahuan tentang penyajian makanan bergizi.
- Program pengembangan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), minimal kesadaran tentang menciptakan suasana yang bersih di lingkungan rumah (sanitasi dan jamban sehat).
Dalam pembangunan bidang kesehatan, YAPKEMA bekerja pada dua arah yaitu pemerintah dan komunitas. Untuk kerja sama dengan pemerintah, YAPKEMA ingin memastikan layanan kesehatan tersedia melalui advokasi kebijakan serta mendorong pembuatan program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Di tingkat komunitas, YAPKEMA ingin memastikan tersedianya informasi kesehatan bagi masyarakat kampung serta memastikan mereka memanfaatkan layanan kesehatan yang ada. Di tingkat komunitas YAPKEMA mempromosikan kesehatan Owadaa dengan memaksimalkan perlindungan kesehatan keluarga lewat pemanfaatan pekarangan untuk pangan sehat dan obat-obatan.
